Showing posts with label MKDU-4109. Show all posts
Showing posts with label MKDU-4109. Show all posts

Sunday, August 20, 2017

Modul 9 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

Modul 9 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

MKDU4109 - ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR



RANGKUMAN

MODUL 9 

 ISBD dalam Tantangan Globalisasi




Kegiatan Belajar 1

Perubahan, Modernisasi, dan Globalisasi

          Perubahan sosial adalah keadaan dinamis yang terjadi pada kelompok sosial, hubungan antar kelompok, institusi dan struktur sosial. Menurut Soekandar Wiraat (1972), perubahan sosial adalah perubahan proses - proses sosial atau mengenai susunan masyarakat. Sementara pengertian tentang perubahan budaya mencakup segala segi kebudayaan, seperti kepercayaan, pengetahuan, bahasa, teknologi, dan sebagainya. Terjadinya perubahan budaya dipermudah dengan adanya konyak dengan lain - lain kebudayaan yang akhirnya akan terjadi difusi ( percampuran budaya ).
          Dalam kaitannya dengan perubahan sosial dan perubahan budaya di atas, maka konsep perubahan sosial budaya mencakup kedua unsur dari perubahan tersebut. Perubahan sosial budaya merupakan keadaan dinamis yang terjadi dalam proses - proses sosial dan budaya yang mempengaruhi struktur dan kebudayaan masyarakat. Karenanya, perubahan sosial budaya juga merupakan perubahan pada banyak elemen sosial budaya masyarakat, seperti struktur dan institusi sosial, kelompok dan hubungan kelompok masyarakat, interaksi dan perilaku sosial dan sebagainya yang menyangkut norma dan nilai, kepercayaan, pengetahuan, bahasa, teknologi dan unsur budaya lainnya.
          Manusia sebagai makhluk sosial selalu hidup dalam dinamika sosial budaya dari kehidupannya. Perubahan sosial budaya membawa manusia sebagai makhluk yang dinamis seiring dengan perubahan kondisi di luar diri manusia ( baik perubahan yang terjadi pada lingkungan alam maupun lingkungan sosial budaya ). Perubahan sosial budaya itu sendiri bermacam - macam dan belum tentu sama untuk tiap - tiap unsur dan dimensi yang berubah. Ada yang mengalami perubahan ke arah yang positif, ada yang negatif, ada yang linier dan ada yang non-linier ( pola siklus dan gabungan siklus dan linier ), serta ada yang mengarah pada kemajuan dan ada yang mengarah pada kemunduran.
          Perubahan sosial budaya masyarakat juga dipengaruhi oleh kemampuan berpikir manusia - manusia anggotanya yang selanjutnya merubah peradaban mereka sendiri. Menurut teorinya tentang " Hukum Tiga Tahap ", Comte melihat bahwa kemajuan progresif peradaban manusia mengikuti suatu jalan yang alami, pasti, sama dan tidak terelakkan, yaitu tahap Teologis dan Militer, tahap Metafisik dan Yuridis, dan tahap Ilmu Pengetahuan dan Industri.
          Tahap perkembangan peradaban yang ketiga inilah yang selanjutnya membawa perubahan pada kondisi dimana semakin banyaknya kemajuan teknologi industri dan pengetahuan modern yang merubah berbagai segi kehidupan manusia. Fakta - fakta tentang sejarah peradaban manusia membuktikan adanya kondisi dinamis dari kehidupan manusia yang terus berkembang. Perkembangan peradaban manusia didorong dengan adanya penemuan mesin - mesin, teknologi dan teknik - teknik produksi yang menyebabkan terjadinya modernisasi dalam berbagai kehidupan manusia. Selanjutnya, mesin - mesin industri dan teknologi komunikasi ini terus - menerus dikembangkan karena dukungan perkembangan di dunia ilmu pengetahuan. Peradaban manusia berubah menjadi semakin dinamis, rasional dan modern, melalui proses yang disebut dengan modernisasi.
          Konsep modernisasi sering kali dikaitkan dengan konsep westernisasi. Dalam konteks modernisasi, penggunaan cara - cara budaya Barat maupun barang - barang materi dari barat merupakan bagian dari proses modernisasi. Selain itu, isu tentang industrialisasi, demokrasi, dan ekonomi pasar menjadi komponen yang muncul bersama - sama dalam proses modernisasi tersebut. Selanjutnya, perkembangan peradaban manusia tidak hanya berhenti pada terbentuknya masyarakat modern akan tetapi terus bergerak maju hingga akhirnya membentuk masyarakat global, melalui proses yang disebut dengan globalisasi, di mana teknoligi informasi dan komunikasi menjadi faktor yang paling berperan dalam perubahan ke arah tersebut.
          Kata " globalisasi " diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja ( working definition ), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas - batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Globalisasi adalah suatu proses yang menempatkan masyarakat dunia bisa saling berhubungan dalam bidang ekonomi, sosial, politik, dan budaya.
          Secara umum, dalam pembahasan tentang globalisasi, kita dihadapkan pada 3 konsep utama dari globalisasi tersebut, yaitu :
  1. Disembedding, yaitu hubungan - hubungan sosial yang tidak lagi berada pada konteks lokal tetapi lebih pada situasi yang global.
  2. Space-time distanciation, yaitu proses melalui mana jarak dan waktu menjadi lebih padat sehingga kejadian - kejadian di dunia dapat dirasakan dengan cepat melalui media.
  3. Localisation, yaitu proses yang menempatkan suku bangsa, bahasa, budaya, ekonomi, dan gaya hidup untuk muncul sebagai identitas individu yang penting.
          Berikut ini adalah beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia, yaitu :
  1. perubahan dalam konsep ruang dan waktu.
  2. pasar dan produksi ekonomi di negara - negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional.
  3. peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa ( terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional ), dan
  4. meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, kritis multinasional, inflasi regional dan lain - lain.
          Dimensi globalisasi adalah :
  1. ekonomi, yaitu bekerjanya kapitalisme dalam konteks yang global dan bentuk - bentuknya dalam bidang keuangan, produksi dan pekerjaan.
  2. politik, yaitu meningkatnya kondisi politik di tingkat internasional yang membawa pengaruh pada nasion ( bangsa ), dan
  3. budaya, yaitu pemanfaatan aspek - aspek budaya lokal, seperti ideologi, fashion, seni, musik dan lain - lain dengan audiences yang lebih luas melalui teknologi - teknologi baru, seperti internet. Dengan kata lain, globalisasi dapat juga diartikan sebagai suatu gejala tersebarnya nilai - nilai dan budaya tertentu ke seluruh dunia ( sehingga menjadi budaya dunia atau world culture ). 


Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Konsep perubahan budaya yang sering kali dikaitkan dengan modernisasi adalah .....
A. asimilasi
B. westernisasi
C. globalisasi
D. urbanisasi

2. Tokoh yang mengemukakan bahwa modernisasi adalah proses yang dilandasi dengan seperangkat rencana dan kebijakan yang disadari untuk mengubah masyarakat ke arah kehidupan masyarakat yang kontemporer yang menurut penilaian lebih maju dalam derajat kehormatan tertentu, adalah .....
A. August Comte
B. Giddens
C. Rostow
D. Smith

3. Comte dalam teorinya tentang " Hukum Tiga Tahap " mengemukakan bahwa pada intinya peradaban akan mengarah pada perkembangan peradaban manusia yang didasarkan pada perkembangan pemikiran manusia yang rasional dan positivistik. Tahap ini disebutnya sebagai tahap .....
A. metafisik
B. teologi
C. ilmu pengetahuan
D. kemajuan

4. Berikut adalah batasan konsep globalisasi yang dikemukakan oleh Giddens, yaitu .....
A. Proses yang ditandai dengan intensifikasi hubungan antarwilayah dimana peristiwa yang terjadi di luar sana akan mempengaruhi kondisi dalam negeri, kondisi negara lain, regional atau bahkan stabilitas global.
B. Proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas - batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
C. Proses penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi global ke dalam semua segi kehidupan manusia.
D. Proses universalime kebudayaan manusia di dunia

5. Perubahan hubungan - hubungan sosial yang tidak lagi berada pada konteks lokal tetapi lebih pada situasi yang global, dalam pembahasan tentang globalisasi dikenal dengan istilah / konsep .....
A. disembedding
B. space-time distanciation
C. localisation
D. globalization  


Kegiatan Belajar 2 

Peran ISBD dalam Tantangan Globalisasi Dunia

          Kehidupan manusia selalu berubah seiring dengan perubahan yang terjadi pada lingkungan alam dan lingkungan sosial budayanya. Dinamika perubahan yang terjadi pada manusia, baik sebagai individu maupun sebagai kelompok, merupakan bagian dari usaha adaptasinya terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Kemajuan cara dan hasil berpikir manusia membuat manusia menjadi makhluk yang dinamis, dan ini pula yang kemudian menjadikan manusia sebagai aktor yang berperan penting sebagai agen perubahan sosial itu sendiri.
          Hasil buah pikiran manusia pula yang menghasilkan berbagai temuan - temuan teknologi yang ditujukan untuk mempermudah kehidupan mereka di bumi. Perubahan itu semua adalah hasil dari perkembangan pemikiran manusia itu sendiri yang pada akhirnya memberikan dampak pada dinamika kehidupan yang manusia itu jalani. Tidak ada seseorang atau negara manapun yang mampu membendung arus perubahan yang terjadi di sekitarnya. Karena bagaimana pun juga dan sekecil apapun juga perubahan yang terjadi di lingkungan sekitar mereka pasti akan membawa dampak. Sekarang ini kita sedang menghadapi suatu pergeseran - pergeseran budaya. Hal ini mungkin dapat dipahami mengingat derasnya arus globalisasi yang membawa berbagai budaya baru serta ketidak-mampuan kita dalam membendung serangan itu dan mempertahankan budaya dasar kita. Dengan kata lain, globalisasi pasti akan terjadi dan tidak terelakkan.
          Globalisasi yang kita percaya sebagai proses perubahan budaya telah merasuki kehidupan kita sehari - hari. Tanpa kita rencanakan dan kita sadari, proses globalisasi ini terus berjalan dengan deras. Citra baru sudah menjadi realita dalam kehidupan kita sehari - hari.
          Akan tetapi, sebagai bangsa kita tentunya telah memiliki nilai - nilai budaya yang positif yang dapat menjadi culture capital bagi kita sebagai bangsa yang besar. Akan tetapi, sebagai suatu nilai, tentunya hal tersebut harus diturunkan secara terus - menerus dari tiap generasi yang satu ke generasi selanjutnya. Tingkat pemahaman kita terhadap budaya, seperti nilai dan norma, adat istiadat dan makna dari simbol - simbol budaya yang dimiliki, mempengaruhi kita pada tingkat kesadaran akan pentingnya pensosialisasian nilai - nilai budaya tersebut.
          Proses modernisasi dan lajunya arus globalisasi terhadap perubahan kehidupan sosial budaya yang cepat, kompetitif dan semakin kompleks tentunya menuntut manusia memiliki suatu nilai - nilai dan keterampilan sosial ( the social value and skills ) yang dapat dijadikan sarana beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam masyarakatnya. Urgensi nilai - nilai dan keterampilan sosial tersebut tidak semata - mata terletak pada masa depan umat manusia dengan segala ketidaktentuannya, melainkan sepanjang hidup manusia memang memerlukan nilai - nilai dan keterampilan tersebut sebagai standar dan instrumen utama membentuk masyarakat yang demokrasi dan harmonis.
          Oleh karena itu, keberadaan matakuliah ISBD sebagai suatu ilmu yang memiliki kompetensi penguasaan pengetahuan tentang keragaman, kesederajatan, dan kemartabatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat, serta memahami dan menghormati estetika, etika dan nilai - nilai budaya yang menjadi pedoman bagi keteraturan dan kesejahteraan hidup dalam menata hidup kebersamaan dalam masyarakat, menjadi sangat penting. Karena visi, misi dan tujuan ISBD diarahkan untuk membentuk manusia - manusia profesional yang memiliki kepekaan dan tanggung jawab sosial yang tinggi kepada lingkungan alam dan lingkungan sosial budayanya.


Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Dalam fenomena globalisasi, yang mempermudah terjadinya perubahan budaya adalah .....
A. karena adanya kontak dengan kebudayaan lain
B. karena terjadinya difusi ( percampuran budaya )
C. karena sifat manusia yang terbuka dengan perubahan
D. karena perubahan pola pikir manusia ke arah legal rasional

2. Kekuatan dan derasnya arus globalisasi didukung dengan adanya perkembangan yang terjadi pada dunia .....
A. komputerisasi
B. teknologi komunikasi
C. pertelevisian
D. teknologi komunikasi dan teknologi informasi / information computer technology  

3. Culture capital adalah ..... 
A. kekayaan budaya
B. budaya yang kaya
C. nilai - nilai budaya yang dapat menjadi modal
D. modal untuk memperkaya budaya

4. ISBD menjadi penting untuk mempersiapkan manusia - manusia yang siap menghadapi terjangan arus globalisasi dikarenakan .....
A. ISBD diberikan sebagai matakuliah dasar di perguruan tinggi
B. visi, misi dan tujuan ISBD diarahkan untuk membentuk manusia - manusia profesional yang memiliki kepekaan dan tanggung jawab sosial yang tinggi kepada lingkungan alam dan lingkungan sosial budayanya
C. ISBD merupakan Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat ( MBB ) yang dibutuhkan untuk menghalau budaya individualistik yang dibawa oleh arus budaya global
D. ISBD juga merupakan matakuliah yang termasuk dalam pendidikan nilai

5. Dalam kaitannya dengan ISBD, nilai dasar yang harus dimiliki oleh para manusia intelektual bangsa dalam perannya sebagai agen perubahan sosial budaya dalam arus globalisasi ini adalah .....
A. kepribadian yang kuat
B. kepercayaan sosial
C. keterampilan sosial dan tanggung jawab sosial
D. keinginan untuk maju


KEMBALI KE ATAS :

- Modul 1 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 
 

Modul 8 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

Modul 8 : Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

MKDU4109 - ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR



RANGKUMAN

MODUL 8

Manusia dan Lingkungan




Kegiatan Belajar 1

Manusia dan Lingkungan

          Menurut Syahidin, pembahasan tentang manusia selalu aktual dan tidak akan pernah habis selama manusia berpikir dan sadar akan dirinya. Manusia merupakan salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang hidup di muka bumi dan memiliki karakter yang paling unik. Keunikannya terletak pada potensi yang diberikan Tuhan berupa akal sehat.
          Lingkungan adalah suatu media di mana makhluk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks.
          Lingkungan manusia terdiri atas lingkungan alam dan lingkungan sosial budaya. Lingkungan alam adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan alam yang berada di sekitar manusia. Komponen lingkungan alam terdiri dari faktor abiotik ( tanah, air, udara, cuaca dan suhu ) dan faktor biotik ( hewan dan tumbuhan, termasuk manusia ). Lingkungan sosial budaya adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pola - pola hubungan sosial serta kaidah pendukungnya yang berlaku dalam suatu lingkungan spesial ( ruang ), yang ruang linkupnya ditentukan oleh berlakunya pola - pola hubungan sosial tersebut ( termasuk perilaku manusia di dalamnya ), dan oleh tingkat rasa integrasi manusia yang berada di dalamnya.
          Manusia sebagai objek lingkungan berarti manusia dikendalikan  oleh lingkungan  manusia tunduk dengan lingkungan karena manusia dikendalikan oleh lingkungan. manusia sebagai subjek lingkungan berarti manusia memiliki kemampuan utuk mengendalika lingkungan. memanipulasi dan mengeksploitasi lingkungan. manusia mampu merombak. memperbaiki dan mengkondisikan lingkungan seperti yang dikehendakinya. 
          dalam perannya sebagai subjek lingkungan. manusia diharapkan mapu melakukan pengelolaan lingkungan. pengelolaan lingkungan adalah upaya terpadu dalam permanfaatan. penataan. pemeliharaan. pengawasan. pengendalian. pemulihan dan pengembangan lingkungan. terutama lingkungan alam. 
          masal yang timbul pada lingkungan yang disebabkan karena interksi manusia dan lingkungan. dipengaruhi oleh tindakan manusia dalam segala aspek kehidupannya dan  pada akhirnya. berdampak pada segala aspek kehidupaan manusia itu sendri. oleh karenanya. dalam interaksi manusia dengan lingkungan. manusia menempati peram sebagai objek dan sunjek lingkungan. manusia memiliki hubungan timbal balik dengan lingkungan. 
          seperti juga manusia dan lingkungan yang memiliki hubungan timbal balik. hubungan yang terbentuk antara lingkungan alam dan lingkungan sosial budaya juga terjadi dalam pola yang serupa lingkungan. dalam hal ini lingkungan alam. perpengaruh terhadap kondisi sosial budaya siatu masyarakat. kondisi budaya suatu masyarakat juga berpengaruh pada lingkungan alamnya.


Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Banyaknya manusia yang menderita akibat bencana alam Tsunami menunjukkan bahwa hakikatnya manusia dalam kaitannya dengan lingkungan adalah sebagai .....
A. makhluk sosial
B. objek lingkungan
C. subjek lingkungan
D. korban

2. Pola perilaku yang dibentuk oleh sekumpulan penduduk di suatu lingkungan masuk ke dalam komponen .....
A. demografi
B. lingkungan
C. lingkungan sosial budaya
D. ilmu perilaku

3. Media di mana makhluk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks, disebut .....
A. lingkungan alam
B. lingkungan sosial budaya
C. lingkungan
D. masyarakat

4. Norma dan kaidah moral yang mengatur perilaku manusia dalam berhubungan dengan alam dan kehidupan sosial budayanya, serta nilai dan prinsip moral yang menjiwai perilaku manusia dalam berhubungan dengan alam dan kehidupan sosial budayanya disebut .....
A. etika lingkungan
B. kebudayaan
C. aturan hidup
D. prinsip lingkungan

5. Manusia disebut makhluk yang unik dikarenakan .....
A. manusia lain daripada makhluk ciptaan Tuhan yang lain
B. manusia seringkali berperilaku unik
C. manusia memiliki kemampuan untuk menguasai dan melestarikan alam
D. manusia memiliki akal sehat dan mampu berpikir dengan akal budi dan ilmu pengetahuannya


Kegiatan Belajar 2

Demografi dan Lingkungan

          Demografi adalah suatu studi  yang mempelajarin tentang besaran. sebaran dan struktur penduduk yang dipengaruhi oleh perostiwa kematian, kelahiran dan megrasi serta perubahan dan imlikasi yang ditimbulkannya. kajian demografi mencakup demografi formal dan demografi sosial. demografi formal adalah studi statistik yang melakukan perhitungan metematika statistik untuk melihat gambaran atas besaran tingkat kematian. kelahiran dan megrasi. sedangkan demografi sosial adalah studi demografi yang melakukan kajian terhadap kelahiran. kematian dan megrasi dikaitkan dengan variabel - variabel lain. misalnya variabel sosial. variabel budaya. variabel ekonomi. variabel politik dan sebagainya. untuk selihat sebab dan akibat dari perubahan yang dirimbulkannya.
          ada 3 variabel demografi. yaitu mortalitas. fertilitas dan migrasi. mortalitas atau kematia dalam demografi adalah peristiwa menghilangnya semua tanda - tanda kehidupan secara permanen. yang dapat ter setiap saat setelah kelahiran hidup. sementara itu kelahiran hidup adalah peristiwa keluarnya hasil konsepsi dari rahim seorang inu secara lengkap. dengan disertai tanda - tanda hidup ( seperti denyut jantung. denyut tali pusar atau gerakan - gerakan otot. tanpa memandang apakah tali pusat sudah dipotong atau belum. dengan demikian. dari definisi ini terlihat bahwa keadaan " mati " hanya dapat terjadi bila sudah terjadi kelahiran hidup. dengan kata lain. kematian tidak akan ada kalau tidak ada kehidupan. pembahasan tentang mortalitas kadang dikaitkan dengan morbiditas. morbiditas diartikan sebagai penyakit atau kesakitan yaitu penyimpangan dari keadaan yang normal. yang biasanya dibatasi pada kesehatan fisik dan mental. penyakit atau kesakitan dapat menimpa manusia lebih dari satu kali dan selanjutnya rangkaian morbiditas ini sering disebut morbiditas kumulatif. Morbiditas kumulatif inila yang pada akhirnya akan menyebabkan kematia.
          Sedangkan fertilitas atau kelahiran adalah terlepasnya bayi dari rahim seorang perempuan dengan adanya tanda - tanda kehidupan. misalnya denyut jantung. bernapas. berteriak dan sebagainya. apabila pada waktu lahir tidak ada tanda - tanda kehidupan. maka peristiwa itu dalam demografi tidak termasuk dalam peristiwa kelahiran ( fertilitas ) kemudian. migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain periode waktu tertentu.
         terdapat hubungan saling mempengaruhi antara lingkungan dengan demografi. dimana selanjutnya. kedua faktor tersebut ( baik lingkungan maupun demografi ) mempengaruhi tingkat kesejahteraan hidup manusia. dengan demikian berbagai upaya yang dilakukan masyarakat / negara untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia sangat tergantung pada kondisi lingkungan dan demografi dari masyarakat atau negara tersebut. selain tentunya kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya. tersebut. selai tentunya kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya.
          Untuk menyelamatkan lingkung dari berbagai kerusakan dan dampak yang muncul akibat pelaksanaan kegiatan suatu proyek pembangunan dan industri. analisis tersebut meliputi analisis dampak lingkungan dan analisis risiko lingkungan.
           Analisis Dampak lingkungan atau yang bisa disingkat dengan AMDAL. adalah proses studi formal yang digunakan untuk memprediksi dampak lingkungan dari kegiatan pembangunan. studi mengenai analisis dampak lingkungan ini harus dilakukan pada tahap awal perencanaan suatu proyek pembangunan. Hal ini bukan untuk membatasi ruang gerak dari pemilik proyek pembangunan akan tetap justru melindungi mereka dari maslah di masa yang akan datang berkenaan pada dampak hidup banyak. Oleh karenanya. AMDAL merupakan kajian dam besar dan penting terhadap lingkungan hidup. dibuat pada tahap perencanaan. dan digunakan untuk pengambilan keputusan. analisis risiko lingkungan adalah suatu proses sistematis dan transparan dengan mengumpulkan. menganalisis. dan mengevaluasi informasi ilmiah maupun non - ilmiah yang relevan tentang bahaya yang mungkin dapatterjadi pada lingkungan. sebaagai landasan pengambilan keputusan untuk memilih opsi terbaik untuk menanganirisiko tersebut berdasarkan berbagai alternatif yang diidentifikasi.
            analisi dampak lingkungan dan analisis riiko lingkungan harus dilakukan agar kita semua. sebagai objek lingkungan. terhindar dari bahya kerusaka lingkungan. dengan demikian. penting bagi kita. sebagai subjek lingkungan. menjaga perilaku dan tindakan kita dari usaha merusak lingkungan dan terus berupaya melakukan berbagi uasa memperbaiki dan menjaga lingkungan.


Tes Formatif 2

pilihlah satu jawaban yang paling cepat !
 
1. berikut ini adalah yang termasuk dalam variabel demografi. yaitu  .....
A. fertilitas. migrasi. mortalitas

B. fertilitas. migrasi dan morbiditas
C. fertilitas. transmigrasi dan mortalitas
D. fertilitas. transmigrasi dan morbiditas

2. Teori tentang migarasi yang menyatakan bahwa dalam proses pengambilan keputusan untuk bermigrasi seseorang dihadapkan pada 4 faktor yang dipertimbangkan. yaitu faktor yang ada di daerah asal ( +/- ) faktor yang ada di daerah tujuan ( +/ ). faktor pribadi. dan faktor hambatan antara ( misl :biaya. peraturan dan lainnya ). dikemukakan oleh .....
A. Hugo
B. Bogue
C. everett lee
D. ida bagus mantra

3. salah satu faktor lingkungan sosial budaya yang mempengaruhi tingkat kematian bayi adalah .....
A. kualitas air
B. pekerjaan orang tua 
C. penyakit menular 
D. pola pengasuhan bayi

4. berikut ini adalah pola hubungan yang terjadi antara kondisi demografi dengan lingkungan. yaitu .....
A. garis lurus satu arah 
B. garis lurus dua arah 
C. garis putus - putus satu arah 
D. garis putus - putus dua arah 

5. kegiatan analisi terhadap lingkungan yang dilakukan pada wawl / pada saat perencanaan suatu proyek pembangunan utuk tujuan pengambilan keputusan tentang boleh tidaknya suatu proyek dilakukan adalah ..... 
A. analisis risiko lingkung
B. analisis risiko proyek
C.analisis dampak lingkungan 
D. analisis dampak proyek  


BERIKUTNYA :

- Modul 9 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar           
      

Modul 7 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

Modul 7 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

MKDU4109 - ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR



RANGKUMAN

MODUL 7

Manusia dan Teknologi




Kegiatan Belajar 1

Manusia dalam IPTEK dan IPTEK bagi Manusia

          Berbicara mengenai teknologi, maka kita sama - sama mengetahui bahwa kemunculannya karena adanya kebutuhan manusia untuk mempermudah segala aktivitas dan kegiatannya. Sedangkan ilmu pengetahuan yang lahir belakangan, muncul dari rasa ingin tahu manusia tentang alam semesta, sehingga dalam perkembangannya ilmu pengetahuan mendorong penciptaan dan perkembangan teknologi di muka bumi ini. Dengan demikian, keduanya secara bersamaan menciptakan dan mempengaruhi perkembangan kehidupan peradaban manusia dari masa prasejarah hingga saat ini.
          Manusia hanya dapat bertahan hidup, bila ia mampu beradaptasi dengan lingkungan di mana ia berada. Adaptasi di sini adalah membina hubungan secara timbal balik yang memiliki sifat berkelanjutan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kebutuhan hidup manusia sangat beraneka ragam, tetapi di sini minimal ada tiga bentuk kebutuhan manusia yang dapat di identifikasi yaitu :
  1. kebutuhan biologis
  2. kebutuhan sosial, dan
  3. kebutuhan integratif
          Manusia sebagai makhluk sosial memang tergambar dari salah satu kebutuhan utamanya, yaitu membutuhkan teman di dalam menjalankan kehidupannya. Di sinilah makhluk - makhluk manusia ini mulai membangun hubungan dengan sesamanya dengan mulai mengembangkan sejumlah " aturan main " yang jelas sebagai pedoman untuk berinteraksi dan bekerja sama. Selain itu, untuk memenuhi berbagai kebutuhannya maka makhluk manusia ini diharapkan mampu membina hubungan dalam arti yang lebih luas. Di sini, yang dimaksudkan bukan saja dengan sesama manusia tetapi juga dengan sesama makhluk hidup lainnya, serta dengan lingkungan alam di mana ia berada dan hidup.
          Apa yang dijelaskan di atas merupakan perwujudan dari proses adaptasi yang aktif yang dilakukan dalam rangka mewujudkan " kebudayaan " yang dimiliki. Kebudayaan sendiri merupakan abstraksi dari pengalaman yang diperoleh dari sejak kecil daqn pengalaman berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya ( baik lingkungan sosial, lingkungan alam dan buatan yang ada di sekitarnya ) yang pada hakikatnya merupakan seperangkat nilai dan norma yang layak, lazim dan sebagainya.
          Selain itu, proses perkembangan dari masyarakat dan kebudayaan dapat dilihat secara internal maupun secara eksternal. Maksudnya, ada sejumlah faktor yang bekerja, baik dari dalam masyarakat maupun dari luar masyarakat, Di sini, faktor internal yang terlihat adalah adanya proses lokal " discovery " dan proses lokal " inventions ".
          Sebenarnya, bila kita melihat faktor internal maka faktor - faktor tersebut merupakan sekumpulan faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan suatu masyarakat dan kebudayaannya. Di sini, salah satu faktor yang perlu dicermati adalah struktur masyarakat, di mana dalam konteks masuknya teknoligi dan pengetahuan ke dalam masyarakat sering kali ada kekuatan - kekuatan yang saling beradu, baik yang dapat kita lihat maupun yang tidak dapat kita lihat. Dua kekuatan yang saling beradu di dalam masyarakat adalah kelompok generasi tua dengan kelompok generasi muda. Kelompok generasi tua di sini dapat dilihat sebagai kelompok postfiguratif, yaitu kelompok yang mempertahankan kemapanan yang ada dengan cara memegang nilai, pandangan dan norma - norma, serta tradisi setempat, seperti pandangan tentang banyak anak banyak rejeki. Sedangkan kelompok generasi muda dapat dilihat sebagai kelompok configuratif, yaitu kelompok yang mencoba mengikuti tradisi tersebut walaupun di dalam perjalanan mereka mulai mengadopsi pengetahuan baru tersebut.
          Dalam melihatperkembangan masyarakat dan kebudayaan dalam suatu masyarakat maka di sini kita akan melihat ada beberapa komponen dalam sistem budaya yang memicu perkembangan atau perubahan tersebut, yaitu :
  1. nilai budaya masyarakat setempat
  2. struktur sosial
  3. sikap mental ( mental attitude dan behavior ), dan
  4. teknologi
          Di sini, teknologi itu pada intinya penggerak dari kebudayaan dari masa ke masa, karena manusia di sisni adalah " the tool making animal ". Dalam pandangan aliran materialis, teknologi merupakan inti dari suatu masyarakat dan kebudayaan. Sebenarnya bukanlah teknologi itu sendiri yang bekerja, tetapi sistem nilai - nilai yang ada dalam masyarakat itu sendiri. Kemudian, komponen sikap mental di masukkan ke dalam komponen sistem sosial dan sangat berhubungan dengan sistem ideologi. Sedangkan komponen teknologi pada hakikatnya merupakan komponen dasar dan sangat determinan bila dilihat keterkaitannya dengan ketiga komponen lainnya.
          Menurut Leslie White, perkembangan suatu kebudayaan dan masyarakat ditentukan oleh penemuan - penemuan teknologi di dalam suatu masyarakat, terutama biasanya berkaitan dengan sistem produksi. Hal ini sebenarnya merupakan pencerminan dari mekanisme adaptasi yang dilakukan oleh manusia, misalnya kegiatan produksi untuk memenuhi kebutuhan dasar utama, yaitu makan.
           Dalam melihat proses perubahan yang terjadi maka ada hal yang patut diperhatikan, yaitu adanya proses - proses perubahan lainnya, seperti difusi kebudayaan dan juga adanya kontak - kontak kebudayaan ( dalam hal ini adanya proses akulturasi ) di dalam komunitas yang mengalami perubahan. Sebenarnya, proses perubahan pada masa sekarang ini nampak adanya hal - hal yang mendukung terjadinya dinamika di dalam masyarakat tersebut, yaitu komunikasi dan transportasi. Dengan demikian, terkait dengan hal ini maka sebenarnya kita juga berbicara mengenai sistem teknologi yang ada.
          Bila berbicara tentang kasus - kasus terkait dengan proses ini maka kita akan melihat sebenarnya beribu - ribu dan beratus - ratus tahun yang lalu, proses - proses inilah yang membuat terjadinya perubahan peradaban di dalam berbagai masyarakat di berbagai belahan dunia dalam selang waktu yang bersamaan atau selang waktu yang berbeda. Salah satunya adalah perubahan dan perkembangan di dalam peradaban manusia purba. Bila kita teliti lebih lanjut maka kita akan melihat bahwa perubahan yang terjadi di setiap masa itu sangat terkait dengan perubahan teknologi yang dimiliki oleh komunitas purba yang bersangkutan. Perkembangan dan perubahan teknologi itu, bila dilihat dengan lebih cermat, sebenarnya mengubah beberapa komponen, antara lain komponen sistem sosial atau sistem organisasi sosial masyarakat dan sistem ideologi mereka. Walaupun, kemudian kita juga akan melihat bahwa ada pula perubahan dengan komponen - komponen lainnya di dalam suatu kebudayaan, seperti sistem keyakinan masyarakat setempet ( sistem religi ) dan lainnya. 


Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. teknologi yang dikembangkan manusia selalu berhubung dengan tingkat perdaban antara lain berikut ini, secuaki .....
A. tahta batu
B. api
C. perhiasan emas 
D. genetika 

2. berdasarkan bagan yang ada. maka ada beberapa komponen yang saling mempengaruhi. mana dari pernyataan berikut ini yang pali benar dalam menjelaskan hubungan antara komponen- komponen yang ada .....
A. perkembangan sistem teknologi sangat mempengaruhi dan mempunyai hubunga kait- mengkait dengan komponen sistem sosial dan sistem ideologi dalam masyarakat.
B. perkembangan sistem teknologi memiliki hubungan keterkaitan dengan komponen lainya, dalam hal ini sistem sosial dan sistem ideologi dalam masyarakat.
C. pewrkembangan sistem teknologi tidak memiliki hubungan ketekaitan sama sekali dengan komponen sistem sosial dam sistem ideologi di dalam masyarakat 
D. hubungan antara sistem teknologi, sistem sosial, dan ideologi tidak dapat dijelaskan 

3. ada tiga bentuk kebutuhan manusia yang dapat diidentifikasi yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dalam arti lias, yaitu .....
A. kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial 
B. kebutuhan sosial dan kebutuhan integratif
C. keseluruhan jawab benar
D. tidak ada jawaban yang benar

4. perubahan pada peradaban manusia purba dapat terlihat dari hal-hal berikut ini, kecuali .....
A. teknologi 
B. organisasi sosial 
C. sistem mata pencaharian hidup 
D. bentuk fisik

5. kontak kebudayaan. akulturasi. invention dan lainnya merupakan .....
A. penghabat terjadinya perubahan
B. pemicu perubahan
C. pendorong semakin kokohnya tradisi masyarakat 
D. faktor penyebab musnahnya umat manusia 


Kegiatan Belajar 2

Aplikasi IPTEK untuk Kesejahteraan Manusia

          Berbeda dengan teknologi, ilmu pengetahuan lahir dari rasa ingin tahu manusia soal alam semesta, tepatnya melalui pengamatan dan pemikiran. Dalam perkembangannya, ilmu pengetahuan mendorong penciptaan dan perkembangan teknologi di muka bumi ini. Keduanya secara bersamaan menciptakan dan mempengaruhi perkembangan kehidupan peradaban manusia.
          Ibarat keping uang logam yang memiliki dua sisi yang berbeda, dampak ilmu pengetahuan dan teknologi juga dapat dilihat dari dua sisi yang berbeda. Seperti kita ketahui, teknologi lahir karena adanya kebutuhan manusia untuk mempermudah segala aktivitas dan kegiatannya. Akan tetapi bukan berarti kecanggihan teknologi itu selalu mendatangkan manfaat dan dampak positif saja bagi kehidupan manusia. Tidak sedikit yang justru merugikan manusia jika tidak digunakan dengan tepat. Dengan kata lain, selain dampak negatif yang muncul karena efek samping dari teknologi itu sendiri, dampak negatif dari teknologi ( termasuk juga sains ) juga dapat terjadi karena perilaku manusia penggunanya. Teknologi akan memiliki dampak negatif dalam pengaruhnya dengan perilaku manusia yang menggunakannya, yaitu dampak negatif yang muncul karena kesalahan / kekeliruan / kelalaian yang tidak disengaja dalam penggunaannya, dan dampak negatif yang muncul karena kesalahan yang disengaja dalam penggunaannya untuk tujuan pengrusakan. Sehingga dalam pembahasan tentang dampak negatif ini, Anda harus melihat dengan lebih peka mana yang disengaja berdampak negatif dan mana yang tidak disengaja berdampak negatif atau memang efek samping ( tidak dapat dihindari ) dari teknologi itu sendiri.
          Sementara perkembangan ilmu pengetahuan ( sains ) dapat juga membentuk manusia - manusia yang rasional dan praktis, tingkat rasionalitas seseorang ini pada akhirnya mampu menjauhkan dari kehidupan religius manusia terhadap ke-Tuhan-an. Berkembangnya budaya sekuler dan hilangnya kepercayaan akan nilai - nilai agama menjadi salah satu dampak dari pendewaan manusia akan ilmu pengetahuan. Untuk itu, baik dan buruknya atau positif dan negatifnya dampak dari pemanfaatan dan praktik - praktik ilmu pengetahuan dan teknologi tergantung pada perilaku dari manusia yang menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri.


Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1.Teknologi yang dikembangkan manusia selalu berhubungan dengan tingkat peradaban manusia penciptanya, sebagai contoh pada masyarakat agratis dimana teknologi yang dikembangkannya antara lain adalah .....
A. teknologi pengolahan sampah 
B. teknologi pemintalan
C. teknologi pembibitan 
D. teknologi penghijauan 

2. bersarkan bagan saling mempengaruhi antara ilmu pengetahuan. teknologi dan peradaban manusia, mana dari pernyataan berikut ini yang paling benar adalah .....
A. perkembangan ilmu pengetahuan mempengaruhi tingkat peradaban manusia dan kedunya mendorong muncul dan berkembangnya teknologi
B. perkembangan ilmu pengetahuan mendorong muncul dan berkembangnya teknologi dan keduanya mempengaruhi tingkat peradaban manusia 
C. perkembangan ilmu pengetahuan mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
D. perkembangan ilmu pengetahuan mendorong perkembangan peradaban manusia dan selnjutnya mendorong mucul dan berkembangnya teknologi

3. dampak negatif dari nuklir yang diakibatkan karena penggunaannya sebagai senjata pemusnah massal adalah dampak negatif dari teknologi dan ilmu pengatahuan yang lebih disebabkan karena .....
A. dampak negatif yang muncul karena kesalahan / kekeliruan / kelalaian yang tidak sisengaja 
B. dampak negatif yang muncul karena kesalahan yang disengaja dalam penggunaannya utuk tujuan pengrusakan
C. dampak negatif yang muncul karena efek samping dari teknologi itu sendiri
D. dampak negatif yang muncul karena perubahan lingkungan alam yang tidak berduga 

4. ilmu pengetahuan dan teknologi mampu digunakan utuk memperjelas kesenjangan antara kelas sosial yang satu dengan yang lain. karena untuk beberapa produk ilmu pengetahuan dan teknologi hanya dapat dimanfaatkan oleh kalangan sosial tertentu saja. dengan kata lain, secara sosial produk optek dapat berfungsi sebagai .....
A. alat yang mempermudah pekerjaan 
B. barang mewah dari kelas sosial tertentu 
C. status simbol dari penggunanya 
D. alat pemenuhan kebutuhan 

5. hasil penelitian yang dilakukan oleh YKAI (yayasan kesejahteraan anak indonesia) memperlihatkan bahwa ternyata anak - anak yang memiliki frekuensi menonton televisi lebih banyak cenderung memiliki nilai pelajaran yang lebih rendah dibandingkan anak yang frekuensi menonton televisinya lebih rendah. Hasil penelitian ini memperlihatkan dampak negatif dari televisi yang muncul karena .....
A. kesalahan / kekliruan / kelalaian tidak disengaja 
B. kealahan yang disengaja dalam penggunaannya utuk tujuan pengrusakan 
C. efek samping dari teknologi itu sendiri
D. perubahan lingkungan alam yang tidak terduga  


BERIKUTNYA :

- Modul 8 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar


Saturday, August 19, 2017

Modul 6 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

Modul 6 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

MKDU4109 - ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR



RANGKUMAN

MODUL 6

Moralitas dan Hukum




Kegiatan Belajar 1

Nilai Moral sebagai Sumber Budaya dan Kebudayaan 

          Bila berbicara kebudayaan dan moral. maka kita perlu melihat konsep-konsep kebudayaan. moral merupakan nagian dari kebudayaan yang terdalam dimiliki manusia, yang berada wujud sistem nilai budaya, beserta dengan berbagai gagsan, nilai-nilai, norma-norma lainnya serta hal lainnya yang bersifat abstrak.
          Dengan semikian, apabila kita membedakan manusia dan binatang secara khas adalah bahwa manusia memiliki kesadaran moral. norma moral adalah tolok ukur yang dipakai masyarakat untuk mengukurkebaikan seseorang. dengan demikian, dengan norma moral kita betul-betul dinilai apakah kita baik atau buruk.
          Orientasi moral seseorang yang dijadikan dasar pertimbangan nurani, dapat berbeda bagi. minimal ada empat orientasi moral yaitu (1) orientasi normatif, yaitu orientasiyang mempertahankan hak dan kewajiban serta taat pada aturan yang berlaku, (2) orientasi kejujuran, yaitu orientasi yang menekankan pada keadilan dengan fokus pada kebebasan, kesamaan. pertukaran hak dan kesepakatan. (3) orientasi utilitarisme, yaitu orientasi yang menekankan konsekuensi kesejahteraan dan kebahagiaan tindakan moral seseorang pada orang lain, dan (4) orientasi perfeksionisme, yaitu orientasi yang menekankan pada perncapaian martabat dan otonomi; kesadaran dan motif yang baik; serta keharmonisan dengan orang lain.
          Orientasi moral ini dipandang penting karena akan menentukan arah keputusan dan tindakan seseorang. orientasi moral akan sangat berpengaruh terhadap moralitas dan pertimbangan moral seseorang, karena pertimbangan moral merupakan hasil proses penalaran yang dalam proses penalaran tersebut ada upaya memprioritaskan nilai-nilai tertentu berdasarkan orientasi moral serta pertimbangan konsekuensinya.
          setiap masyarakat memiliki orintasi moral yang menjadi sumber moralitas masing-masing. tidak selamanya bersandar pada temuan empirik manusia. Bagi masyarakat yang beragama. prinsip keyakinan terhadap nilai-nilai ke-tuhanan dapat dipastikan diletakkan sebagai sumber utama. terdapat enam norma acuan yaitu (1) norma agama: (2) budaya agama: (3) budaya adat atau tradisi; (4) hukum positif atau negara; (5) norma keilmuan, dan (6) norma metafisis.
           Berbicara tentang kebudayaan nasional, berarti berkait dengan masalah kepribadian, tujuan bersama untuk hidup sebagai bangsa dan juga berkait tentang motivasi untuk membangun. tetapi , yang utama secaratersirat juga berbicara tentang nilai-nilai luhur budaya bangsa berbicara tentang nilai-nilai luhur budaya bangsa, secara konseptual merupakan salah satu wujud bagian dari kebudayaan. yaitu sistem budaya atau sistem nilai budaya atau sistem nilai budaya. Nilai budaya harus dapat memberi identitas kepada warga negaranya.


Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Sistem nilai budaya dalam konsep kebudayaan berada pada wujud .....
A. sistem nilai budaya 
B. sistem sosial 
C. kebudayaan matarial
D. di ketiga wujud kebudayaan 

2. setiap masyarakat memiliki orintasi moral yang menjadi sumber moralitas masing-masing. sumber moralitas yang dimaksud adalah .....
A. norma agama 
B. adat atau tradisi
C. hukum positif atau negara 
D. tata perilaku masyarakat 

3. nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya disebut .....
A. etos
B. etika 
C. tradisi
D. tata aturan

4. orientasi moral seseorang yang dijadikan dasar pertimbangan nurani. dapat berbeda bagi setia orang. penjelasan ini dikemukan oleh .....
A. koentjaraningarat 
B. berthens
C. magnis soeseno 
D. lawrence kohlberg

5. untuk memrtibangkan dan mengembangkan keyakinan diri dan aturan masyarakat dibutuhkan pemahaman dan perenungan yang mendalam tentang mana yang sejatinya dikatakan baik dan mana yang bener-bener disebut buruk. pertimbangan ini merupakan bagian dari .....
A. kawasan filsafat moral 
B. kawasan kode etik 
C. kawasan nilai moral
D. kawasan nilai 


Kegiatan Belajar 2

Hukum dalam Masyarakat dan Negara

          Hukum adalah unsur yang mutlak bagi semua masyarakat manusia. Dalam perkembangan antropologi. di abad ke 19. sudah disadari bahwa hukum atau sistem normatif merupakan aspek dari kebudayaan. kebudayaan dalam hal ini mencapuk hukum yang hidup di dalam ingatan kolektif suatu masyarakat dan diturunkan secara lisan dari satu generasi ke generasi yang lain. Hoebel dan Lwellyn. dalam buku cheyene way mengidentifikasi ada tiga bentuk manifestasi hukum yaitu :
  1. sebagai aturan abstrak yang mencakup isi dari kodifikasi hukum dalam masyarakat yang sudah kompleks atau berbentuk cira-cita yang terumus dalam ingatan orang-orang arif dalam masyarakat-masyarakat sederhana, 
  2. sebagai pola-pola kelakuan yang aktual dari para warga suatu masyarakat, dan 
  3. sebagai prinsip-prinsip yang diabstraksikan dari keputusan para pemegang otoritas hukum, ketika menyelesaikan sengketa dalam masyarakat.
          Kemudian, dalam buku cheyene way, menurut adamson Hoebel dan kari lwellyn. ada emapat unsur hakiki dari hukum yaitu :
  1. unsur dapat dilaksanakannya suatu "imperatif" (yang memerintahkan bahwa warga dari suatu masyarakat tertentu harusberperangai tertentu ).
  2. unsur " supremasi " ( yang mengidentifikasikan sesuatu gejala sebagai hukum berdasarkan fakta ).
  3. unsur sistem ( hukum bagian dari tatanan yang berlangsung).
  4. unsur pengetahuan resmi ( bahwa hukum memiliki kualitas publik dan diakui resmi ).
          Keempat unsur ini biasanya mengelompok dan menjadi suatu gejala yang biasa disebut sebagai otoritas di dalam kelompok atau suatu kebudayaan.
          Menurut L. Pospisil, hukum memiliki empat sifat dasar yaitu :
  1. keputusan hukum didukung oleh suatu kekuasaan,
  2. keputusan hukum dimaksudkan berlaku umum,
  3. keputusan hukum menetapkan hak pihak yang satu dan kewajiban pihak yang lain, dan 
  4. keputusan hukum menentukan sifat dan beratinya sanksi.
          Menurut Hoebel tiga fungsi pokok yaitu : 
  1. hukum menegaskan hubungan antara para anggota masyarakat dengan menentukan perilaku yang layak dalam keadaan tertentu.
  2. hukum membagi-bagi wewenang untuk menggunakan paksaan dalam melaksanakan sanksi.
  3. hukum berfungsi untuk menegaskan hubungan-hubungan sosial dan untuk menjamin adanya fleksibitas.
         sanksi pada umumnya diartikan sebagai apa yang oleh hukum itu sendiri dikatakan akan atau mungkin terjadi terhadap orang - orang yang dianggap bersalah karena melanggar suatu aturan hukum. Oleh para ahli ilmu sosial. melanggar suatu aturan hukum diberi arti yang lebih luas dari penggunaannya dalam hukum. yaitu sesuatu yang dikenakan bagi orang yang berlaku tidak sesuai. 
          Salah satu fungsi sanksi yang terpenting. baik sanksi hukum maupun bukan. adalah membuat orang takut untuk melanggar norma sosial. masyarakat barat membendakan antara kejahatan negara dan kejahatan terhadap individu, sedangkan di masyarakat non barat tidak ada konsepsi tersebut. pada masyarakat nonbarat lebih dikenal jenis pelanggaran umum atau jenis pelanggaran pribada. kemudian .apabila ada proses peradilan. maka dalam banyak hal. khususnya bagi kasus - kasus yang terjadi dalam masyarakat non barat. adalah lebih banyak untuk memulihkan harmoni daripada untuk menghukum yang bersalah.
          Banyak penulis hukum, masih sering mengemukakan pandangan bahwa sanksi salalu bersifat penderitaan fisik. misalnya, menurut Hoebel bahwa presyarat adanya hukum adalah penggunaan paksaan fisik yang dianggap sah. sementara itu Hoebel merumuskan bahwa norma sosial barulah merupakan hukum apabila pelanggarannya atau pengabaiannya secara teratur diikuti oleh pelaksanaan atau ancaman yang bersifat fisik.
          Bila berbicara tentang hukum dan keterkaitannya dengan masalah kesejahteraan sosial, maka pertama kita harus melihat arti kesejahteraan sosial dalam pengkajian sosial terhadap hukum yang bersifat sangat komtekstual. pemahaman mengenai kesejahteraan sosial haruslah ditempatkan dalam konteks politik. ekonomi dan sosial kultul setiap masyarakat dan pada dimensi waktu tertentu. dengan demikian, pengertian kesejahteraan sosial dapat berdifat sangat pluralistik.
          Istilah kesejahteraan sosian pada umumnya sebenarnya mengacu pada suatu perlindungan yang diupayakan oleh individu. kelompok-kelompok kekerabatan. masyarakat dan lembaga-lembaga pemerintah bahwa di tingkat awal istilah tersebut menunjukkan serangaman nilai atau ideologi. dan dalam bentuk yang lebih konkret. seperti tujuan-tujuan dari kebijakan. pada tingkat yang berikut. istilah ini kemudian mengacu pada lembaga penyelenggara. dengan demikian kesehteraan sosial tidak bersifat universal. kemudian di tingkat yang yang terakhir yaitu pada tingkat pelaksanan kegiatan. kesejahteraan sosial diupayakan oleh individu dan kelompok dan dapat mewarnai banyak proses sosial yang beragam. 


Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat ! 

1. Setiap kelompok dalam masyarakat cenderung mengembangkan polanya sendiri yang khas atau kebiasaan - kebiasaannya dan sarana untuk memelihara tanpa harus kembali pada hukum pemerintah. Di mana, dalam komunitas kecil, sanksi informal dapat menjadi lebih tegas daripada hukuman yang diatur dalam kitab undang - undang. Hal ini dikemukakan oleh ......
A. AL Epstein
B. Karl Lwellyn
C. L. Pospisil  
D. Ihromi

2. Dasar kebiasaan adalah azas timbal balik, sedangkan dasar hukum adalah pelembagaan berganda. Yang dimaksud pelembagaan berganda adalah .....
A. Hak dan Hak Asasi Manusia
B. Kewajiban dan Tata aturan
C. Hak dan Kewajiban
D. Hak asasi dan Tata aturan

3."...Orang primitif dibatasi geraknya di segala penjuru oleh kebiasaan - kebiasaan dari sukunya...terikat dengan rantai - rantai tradisi...yang ikatannya diterima sebagai suatu kenyataan yang tidak terelakkan...Mereka tidak pernah mencoba untuk melepaskan diri...Hukum baginya adalah sama dengan keseluruhan kebiasaan - kebiasaan yang ada di sukunya..." Pernyataan sebelum ini sebenarnya berbicara mengenai hal .....
A. kekuasaan adat dan adat kebiasaan
B. hukum dan adat kebiasaan
C. kekuasaan adat
D. adat kebiasaan

4. Prinsip asas timbal balik dan perilaku " super rasional " merupakan penjelasan dari .....
A. L. Pospisil
B. Lwellyn & Hoebel
C. Erlich
D. Bronislaw Malinowski

5. Istilah kesejahteraan sosial pada umumnya mengacu pada suatu perlindungan yang diupayakan oleh individu, kelompok - kelompok kekerabatan, masyarakat dan lembaga - lembaga pemerintah. Tetapi, masalahnya konsep dan istilah kesejahteraan yang dipakai selama ini berkaitan dengan .....
A. social security
B. suatu konsep yang berkembang pada masyarakat maju
C. gejala sosial pada tingkat - tingkat yang beragam
D. jaminan sosial


BERIKUTNYA :

- Modul 7 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar