Wednesday, August 2, 2017

MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

MKDU4109 - ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR
Dra. Hertati, M. Si. 


RANGKUMAN


MODUL 1

Pengantar ISBD : ISBD dalam perspektif Pendidikan Umum, serta Latar Belakang dan Arah Pengembangan MBB - ISBD 





Kegiatan Belajar 1

Hakikat Pendidikan

          Pendidikan umum adalah pondasi dari segala sesuatu yang berkenaan dengan pindidikan dasar dan pengalaman di perguruan tinggi, yang meliputi pengetahuan, keterampilan, perilaku, dan nilai - nilai yang didapatkan dari pelajaran komunikasi, matematika, ilmu pengetahuan sosial dan alam serta humanisme. Pendidikan umum tidak dibatasi oleh disiplin ilmu dan ia ( pendidikan umum ) menghormati pertalian antar ilmu pengetahuan. Pendidikan umum mengembangkan proses kognitif dalam cara berpikir yang sangat diperlukan dalam proses belajar efektif dan mandiri. Pendidikan umum menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat :
  1. berpikir logis, kritis, dan kreatif.
  2. berkomunikasi secara efektif baik oral maupun menulis.
  3. dapat membaca secara ekstensif dan berprespektif.
  4. menelusuri nilai moral dan estetik, relasi sosial, dan berpikir kritis dalam hal kemanusiaan.
  5. mengerti pentingnya institusi sosial, etika, dan norma atau nilai, dan bagaimana individu - individu mempengaruhi kejadian dan fungsi dalam institusi - institusi tersebut di dunia.
  6. menghargai ekspresi kreatif dan estetik dan juga pengaruhnya atau implikasinya pada individual dan budaya.
  7. mengekspresikan, mendefinisikan, dan menelusuri secara logis pertanyaan - pertanyaan tentang segala sesuatu dalam atau melalui matematika.
  8. menggunakan teknologi komputer untuk berkomunikasi dan menyelesaikan masalah.
  9. mendapatkan fakta, konsep, dan prinsip - prinsip ilmu pengetahuan alam dan sosial, dalam menerapkan proses ilmiah dalam fenomena alam.
  10. mengartikan pentingnya kesehatan dan nilai - nilai kehidupan manusia.
  11. memanisfestasikan komitmen untuk belajar di sepanjang kehidupannya.
          Secara sederhana, para pakar memaknai pendidikan umum sebagai pendidikan nilai ( value education ), sebagian lain menunjuk pendidikan umum sebagai pendidikan kepribadian ( personality education ), pendidikan karakter ( character building ), pendidikan kewarganegaraan, dan sebagainya. 
          Salah satu tujuan dari pendidikan umum adalah untuk mengembangkan nilai - nilai dan keterampilan sosial peserta didik agar dapat hidup bersama dalam suatu masyarakat. Dengan demikian nilai - nilai yang mendukung keterampilan sosial individu harus ditanamkan sedemikian rupa di dalam pendidikan umum itu sendiri melalui pendidikan nilai.
          Pendidikan nilai mencakup kawasan budi pekerti, nilai, norma, dan moral. Budi pekerti adalah buah dari budi nurani. Budi nurani bersumber pada moral. Moral bersumber pada kesadaran hidup yang berpusat pada alam pikiran ( BP-7, 1993:25 ). Sesuai dengan kodratnya sebagai makhluk Tuhan yang bebas merdeka, di dalam diri manusia terdapat kemerdekaan untuk memilih nilai dan norma yang dijadikan pedoman berbuat, bertingkah laku dalam hidup bersama dengan manusia lain.
          Dengan demikian, pendidikan nilai merupakan bagian dari pendidikan umum. Hal ini merupakan bagian dari pendidikan umum. Hal ini dapat dilihat dari tujuan pendidikan nilai yang merupakan bagian dari tujuan pendidikan umum.


Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Berikut adalah pengertian tentang pendidikan umum menurut Depdiknas RI, yaitu .....
A. pendidikan yang mengutamakan perluasan pengetahuan dan peningkatan keterampilan peserta didik dengan pengkhususan yang diwujudkan pada tingkat - tingkat akhir masa pendidikan.
B. pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat bekerja dalam bidang tertentu.
C. pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan.
D. pendidikan yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian yang lebih umum.  

2. Peng-hierarki-an nilai atas nilai material, nilai vital dan nilai kerohanian dikemukakan oleh .....
A. Notonagoro
B. Max Scheller
C. Hertati
D. Frondizi

3. Berikut ini adalah unsur yang ada dalam suatu nilai menurut Frondizi, yaitu .....
A. adanya polaritas dan hierarki
B. adanya dualisme dan tingkatan
C. adanya struktur dan jenis nilai
D. adanya etika dan estetika

4. Nilai yang menjadi pegangan hidup seseorang terdiri atas unsur etika dan estetika. Berikut ini adalah pengertian dari etika, yaitu .....
A. etika adalah suatu nilai yang mengatur seseorang tentang kebenaran dan keindahan.
B. etika adalah nilai yang memberikan pedoman pada seseorang tentang kebenaran.
C. etika adalah nilai yang memberikan pedoman pada seseorang tentang keindahan.
D. etika adalah suatu nilai yang mengatur seseorang atau sekelompok orang dalam bertingkah - laku dan bertindak sosial.

5. Pernyataan berikut ini adalah pernyataan yang paling tepat tentang pendidikan nilai, yaitu .....
A. pendidikan nilai adalah sama dengan pendidikan umum
B. pendidikan nilai tidak diberikan di perguruan tinggi
C. pendidikan nilai adalah isi dan bagian dari pendidikan umum
D. pendidikan nilai terdiri atas pendidikan karakter dan pendidikan kepribadian


Kegiatan Belajar 2

Hakikat Pendidikan ISBD

          Ilmu dengan kata lain, ilmu pengetahuan, berbeda dengan pengetahuan. Ilmu pengetahuan ( science ) berarti suatu proses untuk menemukan kebenaran pengetahuan. Krena itu, ilmu pengetahuan harus mempunyai sifat ilmiah. Menurut Poedjawijatna, sifat ilmiah ilmu pengetahuan adalah objektif, sedapat mungkin universal, bermetodis dan bersistem. Ilmu pengetahuan dapat dikatakan objektif jika ada kesesuaian antara pengetahuan dan objeknya. Sedangkan pengetahuan ( knowledge ) adalah suatu wacana yang berhubungan dengan konsep tahu, yang pemahaman terhadap sesuatu yang bersifat umum dan spontan tanpa perlu penyelidikan.
          Secara umum para ahli membagi ilmu pengetahuan atas ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial dan ilmu pengetahuan budaya. Pengelompokan inilah yang mendasari pengembangan mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar. Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Budaya Dasar. Setelah mata kuliah Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Budaya Dasar dihapus dari daftar mata kuliah di perguruan tinggi, banyak pihak yang mengusahakan agar kedua mata kuliah tersebut diberlakukan kembali. Hal ini karena pentingnya keberadaan mata kuliah ISD dan IBD dalam menanamkan nilai - nilai kepekaan dan kearifan sosial budaya kepada mahasiswa. Untuk itu Dikti kembali memberlakukan mata kuliah ISBD sebagai gabungan dari mata kuliah ISD dan IBD dengan tingkat kompetensi yang lebih baik, yaitu kemampuan dalam menguasai tentang keragaman, kesederajatan dan kemartabatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat; serta memahami dan menghormati etika, estetika dan nilai - nilai budaya yang menjadi pedoman bagi keteraturan dan kesejahteraan hidup dalam menata hidup kebersamaan dalam masyarakat. 
          Dengan tingkat kompetensi tersebut, ISBD memiliki tujuan untuk mengembangkan kesadaran mahasiswa dalam menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman dan kesederajatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat; menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman dan kesederajatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat, dan memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai beka bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya. 
          Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa pada hakikatnya ISBD merupakan bagian dari pendidikan umum di perguruan tinggi. Oleh karena tujuan ISBD yang berusaha untuk memberikan dan menanamkan nilai - nilai kepada mahasiswa sebagai bekal hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya, maka pendidikan nilai juga merupakan bagian dari isi ISBD. 


Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Pengetahuan dan ilmu pengetahuan berbeda, dimana bila ilmu pengetahuan adalah suatu proses untuk menemukan kebenaran maka pengetahuan adalah .....
A. suatu wacana yang berhubungan dengan konsep tahu, yaitu pemahaman terhadap sesuatu yang bersifat umum dan spontan tanpa perlu penyelidikan
B. suatu wacana yang berhubungan dengan konsep ketidaktahuan
C. bersifat objektif, sedapat mungkin universal, bermetodis dan bersistem
D. bersifat objektif tanpa perlu bermetodis dan bersistem

2. Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Budaya Dasar memiliki tingkat kompetensi yang relatif sama dalam pendidikan di perguruan tinggi, yaitu .....
A. membentuk mahasiswa yang peka terhadap kondisi sosial dan budayanya serta mampu memiliki kearifan sosial dan kearifan budaya dalam menerapkan ilmunya di masyarakat
B. membentuk mahasiswa yang mampu menghadapi permasalahan sosial dan budaya di dalam masyarakat
C. membentuk mahasiswa yang berwatak sosial dan mengetahui budayanya
D. membentuk mahasiswa yang memahami konsep - konsep sosial dan budaya dasar

3. ISBD menjadi penting dalam proses pendidikan di perguruan tinggi dikarenakan .....
A. ISBD memberikan pengetahuan tentang konsep - konsep sosial dan budaya
B. ISBD diberikan di semua perguruan tinggi
C. ISBD diberikan oleh dosen - dosen yang ahli di dalam keilmuan sosial dan budaya
D. salah satu tujuan ISBD adalah berusaha membentuk individu dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya

4. Pada dasarnya pendidikan nilai merupakan bagian dari isi ISBD, hal ini dapat dilihat dari .....
A. ISBD sejajar dengan mata kuliah kewarganegaraan
B. ISBD menanamkan sikap kritis
C. ISBD menanamkan pemahaman tentang keragaman dan kesederajatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat
D. ISBD melatih mahasiswa untuk memiliki kepekaan terhadap masalah sosial dan budaya dalam masyarakatnya

5. Diagram berikut ini yang dapat menunjukkan hubungan antara pendidikan nilai, ISBD dan pendidikan umum di perguruan tinggi ( ket : A; pendidikan umum, B; pendidikan nilai, dan C; ISBD ) adalah ..... ( jawab : A )


Kegiatan Belajar 3

Pengertian dan Arah Pengembangan MBB - ISBD

          Untuk mengetahui apa itu MBB - ISBD ( Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat - Ilmu Sosial Budaya Dasar ), dapat kita awali dengan melihat keterkaitan antara ISBD dengan MBB. ISBD sebagai mata kuliah memiliki tingkat kompetensi, sebagai berikut :
1. menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman, kesederajatan dan kebermartabatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam berkehidupan bermasyarakat.
2. memahami dan menghormati estetika, estetika dan nilai - nilai budaya yang menjadi pedoman bagi keteraturan dan kesejahteraan hidup dalam menata hidup kebersamaan dalam masyarakat. Dengan tingkat kompetensi tadi, maka materi pembelajaran mata kuliah ISBD sebagian besar merupakan materi yang berisikan tentang pengetahuan, pemahaman dan latihan - latihan tentang nilai - nilai berkehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu ISBD masuk dalam Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB). Sehingga kita mengenalnya dengan nama MBB - ISBD.
          Yang diharapkan dari Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) adalah :
  1. peka, berwawasan, berdaya nalar tentang lingkungan sosial dan alamnya.
  2. sadar dan memahami hakikat hidup bersama sebagai anggota masyarakat yang bertanggung jawab terhadap lingkungan (lingkungan sosial maupun lingkungan alamnya), dan
  3. berkemampuan adaptasi secara aktif, membina hubungan dengan lingkungan, baik sosial maupun alam, secara berkelanjutan.
          Hal tersebut tentunya selaras dengan visi, misi dan tujuan ISBD seperti yang tertuang dalam keputusan Dikti No. 38 tahun 2001, pasal 1 dan 2. Visi mata kuliah ISBD adalah : " Membentuk mahasiswa selaku individu dan makhluk sosial yang beradab memiliki landasan pengetahuan, wawasan, serta keyakinan untuk bersikap kritis, peka, dan arif dalam menghadapi persoalan dan budaya yang berkembang di masyarakat ".   
          Sedangkan misi mata kuliah ISBD adalah :
  1. memberikan pengetahuan dan wawasan tentang keragaman, kesetaraan dan martabat manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat.
  2. memberikan dasar - dasar nilai estetika, etika, moral, hukum dan budaya sebagai landasan untuk menghormati dan menghargai antara sesama manusia sehingga akan terwujud masyarakat yang tertib, teratur dan sejahtera, dan
  3. memberikan dasar - dasar untuk memahami masalah sosial dan budaya serta mampu bersikap kritis, analitis dan responsif untuk memecahkan masalah tersebut secara arif di masyarakat.
          Sementara itu tujuan ISBD adalah :
  1. mengembangkan kesadaran mahasiswa dalam menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman dan kesederajatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
  2. menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif pada mahasiswa dalam memahami dan memecahkan masalah sosial - budaya dengan landasan nilai estetika, etika, moral dan hukum dalam kehidupan bermasyarakat.
  3. memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademis dan keahliannya.
          Ruang lingkup pembahasan ISBD akan terdiri atas beberapa pokok bahasan. Dalam ketentuan yang ditetapkan oleh Dikti, setidaknya ISBD terdiri ats pokok bahasan sebagai berikut : Pendahuluan (Pengantar ISBD), Manusia sebagai Makhluk Budaya Sosial, Multikultural dan Kesederajatan, Manusia, Moralitas dan Hukum, Manusia, Sains dan Teknologi, Manusia dan Lingkungan, serta ISBD dalam Tantangan Globalisasi (sebagai tambahan pokok bahasan pada modul ini).
          Karena ISBD lebih bersifat pembahasan tentang fenomena sosial budaya, maka metode pembelajarannya ditujukan untuk melatih kemampuan akan kepekaan, kritis dan kearifan dalam menangani dan menanggapi segala fenomena sosial budaya yang terjadi di dalam masyarakat. Metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut adalah dengan menerapkan pendekatan student centre learning dengan metode problem based learning. Teknik pembelajaran dengan metode problem based learning dapat dilakukan dengan teknik yang paling sederhana sampai pada teknik yang agak kompleks, seperti halnya riset sosial. 
          Dengan metode dan teknik pembelajaran ISBD tersebut, maka sistem evaluasi yang digunakan dapat mencakup penilaian atas knowledge, comprehension, application, analysis, synthesis, dan evaluation.


Tes Formatif 3

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Kepanjangan dari MBB .....
A. Mata Kuliah Berkehidupan Bersama
B. Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat
C. Mata Kuliah Bermasyarakat Bersama
D. Mata Kuliah Bersama Bermasyarakat

2. Misi dari mata kuliah ISBD tercantum dalam Keputusan Dikti No .....
A. 38 Tahun 2002, Pasal 2
B. 28 Tahun 2002, Pasal 2
C. 38 Tahun 2002, Pasal 1
D. 28 Tahun 2002, Pasal 1

3. Menempatkan mahasiswa sebagai subjek didik, serta mitra dalam proses pembelajaran juga anggota masyarakat dan warga negara, merupakan prinsip dalam proses pembelajaran .....
A. IBD
B. ISD
C. MBB
D. ISBD

4. Berikut ini adalah beberapa penilaian yang masuk dalam sistem evaluasi pembelajaran ISBD, yaitu .....
A. knowledge, comprehension, utilization, analysis, synthesis, dan avaluation
B. knowledge, cooperatio, application, analysis, synthesis, dan avaluation
C. knowledge, comprehension, application, analysis, synthesis, dan avaluation
D. knowledge, cooperation, application, analysis, description, dan avaluation   

5. Pokok bahasan dalam ISBD yang akan membahas tentang bagaimana manusia berperan dalam penciptaan, pengembangan dan pemanfaatan iptek dalam kehidupan dan kesejahteraan manusia, adalah .....
A. manusia dan lingkungan
B. manusia dan iptek
C. manusia sebagai makhluk budaya
D. manusia, sains, dan teknologi


BERIKUTNYA  :

- Modul 2 : MKDU4109 - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar